Politik & Parlemen

Diduga Money Politic, Panwaslu Pinrang Bidik Bersalam

AKARBERITA.com, Pinrang – Sejumlah laporan masyarakat diterima Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pinrang terkait dugaan money politic yang dilakukan Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pinrang Abdul Latif-Usman Marham (Bersalam), melalui bantuan perbaikan dan penimbunan jalan pada tiga kecamatan di Pinrang, diantaranya Kecamatan Cempa, Duampanua dan Tiroang.

Hal itu dibenarkan Ketua Panwaslu Pinrang Ruslan Wadu, Senin (2/4). Ruslan mengungkapkan, laporan terkait aksi yang dilakukan paslon nomor urut satu tersebut, diterima pihaknya sejak sebelum penentuan paslon pada 12 Januari lalu. Namun karena belum menjadi kewenangan Panwaslu, maka upaya yang dilakukan hanya sebatas menyurati perangkat desa, kelurahan dan kecamatan agar pasangan tersebut baiknya berkoordinasi dengan pemerintah saat akan melakukan perbaikan jalan. “Dan laporan serupa tetap kami terima setelah penetapan paslon. Inilah yang kemudian terus kita telusuri,” katanya.

Pengumpulan bukti-bukti, kata Ruslan, hingga kini masih dilakukan Panwaslu. Pihaknya, kata Ruslan, juga akan menggunakan strategi guna mencari tambahan bukti terkait indikasi pelanggaran pilkada yang bermuara pada dugaan money politik paslon Bersalam.

Ruslan menambahkan, seluruh unsur harus dipenuhi untuk dapat menjerat paslon yang diduga melakukan praktek kecurangan pada pelaksanaan pilkada dengan tameng perbaikan dan penimbunan jalan tersebut. Yakni pada 187 A Undang-undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota. “orientasinya money politik jika terbukti,” katanya.

Terkait hal itu, Ketua Tim Koalisi Bersalam Faisal Thahir Syarkawi dengan tegas membantah tudingan yang diarahkan terhadap paslon yang didukung sejumlah partai besar tersebut. Mantan anggota DPRD Pinrang itu mengatakan, tudingan money politik yang diarahkan pada Bersalam bahkan tidak mendasar.

“Bersalam tidak melakukan praktek money politic apapun. Jika ada yang mengatasnamakan Bersalam, kami pastikan yang bersangkutan tidak masuk dalam struktur Bersalam. Karena setiap kegiatan Bersalam itu terstruktur,” kata Faisal yang juga Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Pinrang.

(Dwi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top
error: Content is protected !!