AKARBERITA.COM, Parepare – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Intitut Ilmu Sosial dan Bisnis Andi Sapada (IAS) Kota Parepare, menggelar pelatihan dan penyuluhan hukum yang menyasar dua sekolah yang ada di Parepare, yakni SMPN 9 dan SMAN 2 Parepare.
Muhammad Keiza Fadhilah Asegaf, salah satu mahasiswa KKN Tematik IAS Parepare mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. “Khususnya dalam meningkatkan pemahaman generasi muda terkait perkembangan teknologi dan kesadaran hukum,” katanya.
Kegiatan melibatkan sejumlah pemateri dari kalangan mahasiswa KKN, di antaranya Aburizal Fatwa, Herman B, serta Dian Anggreni Thamrin. Kegiatan berlangsung di bawah bimbingan DrMulyana Machmud.
Adapun materi yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, terkait hukum dan pemanfaatan secara bijak Artificial Intelligence/AI.
Dalam sesi pelatihan AI, peserta diperkenalkan pada berbagai contoh penggunaan teknologi yang dapat membantu kegiatan belajar, seperti pembuatan materi, analisis data sederhana, hingga pemanfaatan aplikasi berbasis AI secara etis. Pemateri juga menekankan pentingnya sikap kritis dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi agar tidak menimbulkan dampak negatif.
Sementara itu, pada sesi penyuluhan hukum, siswa diberikan wawasan mengenai pentingnya kesadaran hukum sejak dini. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman dasar hukum, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta konsekuensi dari pelanggaran hukum, terutama yang berkaitan dengan penggunaan teknologi dan media sosial.
“Kami berharap kegiatan bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi para pelajar. Selain meningkatkan literasi teknologi, kegiatan ini juga diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang sadar hukum dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan, baik di dunia nyata maupun digital,” Keiza Fadhilah menambahkan.
(Rls)










