AKARBERITA, Makassar – Polrestabes Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya turun tangan pasca amukan mahasiswa Universitas Satria (Unsat) Makassar yang ikut merusak sejumlah fasilitas kampus saat melakukan aksi damai, menyusul tak adanya penjelasan dari pihak rektorat maupun yayasan sejak ditutupnya kampus tersebut pada Senin (5/1) lalu.
Kabag Ops Polrestabes Makassar Kompol Dwi Bachtiar, Kamis (11/1) mengatakan, puluhan mahasiswa terpaksa diangkut pihaknya ke Polrestabes Makassar
guna mencegah meluasnya aksi pengrusakan susulan. “Bukan diamankan. Ini upaya meredam kemarahan mahasiswa, selain mengupayakan mediasi dengan pihak kampus,” katanya.
Baca Juga: Wah, Mahasiswa Unsat Makassar Ngamuk
Dwi mengemukakan, persoalan tersebut adalah permasalahan internal antara mahasiswa dan pihak rekotrat dan yayasan Unsat. “Tentu mesti ada kerjasama instansi terkait guna untuk meredam persoalan ini. Sekaligus menenangkan para mahasiswa,” tandasnya.
(Cab)