AKARBERITA.COM, Maros –Korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 yang pertama kali ditemukan Tim SAR pada minggu (18/2026), akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan helikopter, Rabu pagi (21/1/20226).
Helikopter HR-3601 diberangkatkan menuju Lampeso Kecamatan Camba sekitar pukul 07.47 wita dan kembali mendarat di landasan Lanud Sultan Hasanuddin sekitar pukul 08.15 dengan membawa paket 1 yang merupakan salah satu korban pesawat berjenis kelamin laki-laki yang pertama kali ditemukan.
Kepala Seksi (Kasi) Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan mengatakan, cuaca pagi ini mendukung melakukan operasi. Sehigga itu Dauphin dari Basarnas HR 3601, berangkat ke Lampeso untuk mengevakuasi korban.
“Alhamdulillah kondisi cuaca sangat bagus untuk melakukan evakuasi lewat udara,” jelasnya.
Dia melanjutkan, setelah heli tiba di Lampeso, korban dinaikkan di Helikopter dan langsung diterbangkan menuju Lanud, dan berhasil landing pukul 08.15 wita. Jenazah korban langsung diserahkan ke tim DVI.
Dia mengatakan, untuk selanjutnya Tim SAR akan dibagi ke beberapa tim. Tim terdiri dari 433, dan anggota dari Basarnas.
“Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian di sekitar Lampeso. Begitu juga dengan tim Satu dan tim dua,” ujarnya.
Tim satu nantinya akan bertugas melakukan penyisiran di pos 9 dan juga melakukan penyisiran di lokasi penemuan jenazah kedua.
Dia mengatakan, untuk pencarian di hari ke 5 ini, akan ada penambahan personil dan pergeseran atau rooling anggota.
“Hari kelima ini Kita tetap akan fokus pada area yang telah ditentukan. Serta akan melakukan penyisiran di area yang berkabut sebelumnya,” ujarnya. (najmi s limonu)










