Headline

Sabtu, 05 April 2025
Daerah

Gowa Penyumbang Pemenuhan Pangan Terbesar di Sulsel

AKARBERITA.com, Gowa – Kabupaten Gowa dianggap sebagai daerah yang berkontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan pangan di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal itu dikemukakan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DKPTPH) Sulsel Muchlis. Dia mengatakan, mengapresiasi Gowa karena perannya dalam sektor pangan.

“Kontribusi Gowa terbesar khususnya komoditi hortikultura. Salah satunya kacang hijau dan ubi kayu. Gowa tercatat tertinggi pertama di Sulsel, urutan kedua produksi ubi jalar se-Sulsel, urutan ketiga produksi jagung dan urutan kelima produksi padi se-Sulsel,” papar Muchlis dalam pembukaan musyawarah Appalili di Desa Pallangga, Kecamatan Pallangga, Senin (8/10).

Selain itu, kata Muchlis, Gowa juga memiliki potensi besar dalam memproduksi markisa, kentang, kubis, tanaman hias dan cabai. Dan yang lebih luar biasa, kata dia, areal persawahan seluas 34.223 hektar yang dimiliki Gowa, bahkan bisa ditanami dua kali hingga tiga kali dalam setahun. Produktivitasnya, kata dia, mencapai 5,4 ton perhektar.

“Untuk meningkatkan pembangunan Gowa di sektor ketahanan pangan, Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran berupa bantuan benih jagung, bibit tanaman hias, pembangunan sanggar tani, pengembangan jaringan irigasi, hingga bantuan alat dab mesin pertanian,” ungkapnya.

Sementara Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan kemajuan Gowa di sektor holtikultura, tak lepas dari peran masyarakat petani, Gapoktan dan penyuluh pertanian.

Tantangan yang saat ini dihadapi Gowa, kata Adnan, belum maksimalnya program satu penyuluh satu desa pada 167 desa dan kelurahan yang ada di Gowa, karena keterbatasan tenaga penyuluh pertanian. Selain, kata dia, penyaluran sarana produksi terutama benih dan pupuk yang tidak tempat waktu dan tidak sesuai kebutuhan petani, yang berimbas pada tertundanya jadwal tanam yang telah disepakati.

Terkait hal itu, tambah Adnan, pihaknya berharap hal itu menjadi perhatian Kementerian pertanian RI, agar Gowa bisa mendapatkan bibit unggul yang akan meningkatkan produksi dan jadwal tanam pada musim tanam yang ditarget November tahun ini hingga Januari tahun 2019 mendatang. “Karena hal itu tentu berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat Gowa.

(En/AkarBerita)

BAGIKAN:

Berita Terkait

1 dari 726

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *