AKARBERITA.COM, Parepare – KPU Kota Parepare melaksanakan Sosialisasi dan pendidikan pemilih KPU Mengajar di SMK Bahari Parepare, untuk mengedukasi Pemilih Pemula tentang Demokrasi dan Kepemiluan.
KPU Kota Parepare terus berupaya meningkatkan pemahaman demokrasi di kalangan generasi muda melalui program KPU Mengajar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara KPU Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, yang bertujuan memberikan edukasi kepada pemilih pemula terkait demokrasi dan kepemiluan sejak dini.
Sosialisasi dan pendidikan pemilih melalui program KPU Mengajar kali ini dilaksanakan di SMK Bahari Parepare. Kegiatan tersebut menyasar para siswa sebagai calon pemilih pemula agar memiliki pemahaman yang benar mengenai sistem demokrasi serta pentingnya partisipasi aktif dalam setiap proses pemilihan umum.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengertian demokrasi, yang dijelaskan sebagai sistem pemerintahan yang menempatkan kedaulatan di tangan rakyat. Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk berpartisipasi dalam menentukan arah dan kebijakan negara melalui mekanisme yang sah dan konstitusional.
Selain itu, pemateri juga menyampaikan ciri-ciri negara demokrasi, di antaranya adanya pemilihan umum yang jujur dan adil, penegakan hukum yang berkeadilan, perlindungan hak asasi manusia, serta kebebasan berpendapat yang bertanggung jawab. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai kedudukan warga negara dalam demokrasi, di mana setiap warga memiliki hak dan kewajiban yang sama tanpa memandang latar belakang.
Pemateri dalam kegiatan KPU Mengajar kali ini adalah Ilham H. Muhtar, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Parepare. Dalam pemaparannya, Ilham H. Muhtar menjelaskan secara rinci mengenai sejarah pemilu di Indonesia, mulai dari pelaksanaan pemilu pertama hingga perkembangan sistem kepemiluan saat ini dengan hadirnya KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang independen dan berintegritas.
Lebih lanjut, Ilham H. Muhtar juga menguraikan ruang lingkup serta perbedaan antara pemilu dan pemilihan. Pemilu mencakup pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif, sementara pemilihan berkaitan dengan pemilihan kepala daerah seperti Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Pemahaman ini dinilai penting agar pemilih pemula tidak keliru dalam memahami jenis-jenis pesta demokrasi yang diselenggarakan di Indonesia.
Tidak hanya membahas kepemiluan, kegiatan KPU Mengajar juga menekankan pentingnya literasi informasi di era digital. Para siswa diharapkan mampu menyaring informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks, khususnya yang berkaitan dengan isu politik dan pemilu. Pemilih yang cerdas diharapkan mampu memverifikasi kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Dalam Kesempatan ini pula Ilham H. Muhtar menyampaikan ke peserta KPU Mengajar agar apa yang telah disampaikan oleh pemateri menjadi penyambung informasi ke Masyarakat terkait pendidikan Demokrasi dikarenakan untuk menyasar seluruh Pemilih yang ada di Kota Parepare dengan SDM yang dimiliki oleh KPU Kota Parepare tidak bisa mencakup semua.
Melalui pelaksanaan KPU Mengajar di SMK Bahari Parepare ini, diharapkan para siswa dapat menjadi pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Edukasi demokrasi sejak dini menjadi langkah strategis dalam membangun kualitas demokrasi yang lebih baik serta menciptakan generasi muda yang berpartisipasi aktif dalam menjaga nilai-nilai demokrasi di Indonesia. (*)










