Headline

Senin, 02 Februari 2026
Parepare

Pekan Literasi Ibu dan Anak Hadirkan Kelas Menulis Esai Bersama Ilham Mustamin

AKARBERITA.COM, Parepare — Pekan Literasi Ibu dan Anak kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bagi para pencinta dunia tulis-menulis.

Kali ini, kegiatan tersebut menggelar Kelas Menulis Esai bersama Ilham Mustamin, penulis dan editor asal Parepare, yang akan berlangsung di AW Factory, pada Sabtu, 4 Oktober 2025, pukul 09.00 hingga 15.30 WITA.

Ilham Mustamin, yang akrab disapa Ilo, dikenal sebagai penulis produktif kelahiran Parepare tahun 1988. Karya-karyanya telah dimuat di berbagai media cetak maupun daring. Buku nonfiksinya berjudul “Siasat Menikmati Kesemenjanaan” (2021) bahkan dinobatkan sebagai Buku Nonfiksi Terbaik dalam Literasi Awards Perpustakaan Daerah Kota Parepare tahun 2023.

Selain itu, tulisannya juga tergabung dalam sejumlah antologi, seperti “Benarkah Menantuku Parakang” (2017), “Belajar Memecah Kenangan” (2017), dan “Riwayat Gunung dan Silsilah Laut” (2023). Saat ini, ia aktif di Sampan Institute, sebuah lembaga penelitian, penerbitan, dan pengarsipan.

Dalam kelas tersebut, peserta akan diajak memahami dasar-dasar penulisan esai, menyusun ide menjadi tulisan yang runtut, serta menghasilkan karya yang kritis dan reflektif. Kegiatan ini terbuka untuk umum, namun dengan kuota peserta terbatas.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan barcode yang telah disediakan oleh panitia.

Founder sekaligus Ketua Teras Baca Lompoe, Fadjriani, menjelaskan bahwa Kelas Menulis Esai ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya literasi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca, tetapi juga menulis secara reflektif dan bernas.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang belajar yang mendorong peserta, terutama para ibu dan remaja, agar lebih percaya diri menulis gagasan dan pengalaman hidupnya. Esai menjadi jembatan antara refleksi pribadi dan kepedulian sosial,” ujar Fadjriani.

Ia menambahkan, Pekan Literasi Ibu dan Anak diharapkan dapat menjadi gerakan literasi yang tumbuh dari masyarakat, untuk masyarakat.

“Literasi tidak hanya milik ruang akademik, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari yang bisa dimulai dari rumah, dari obrolan kecil antara ibu dan anak,” tambahnya.

Pekan Literasi Ibu dan Anak terus berkomitmen menjadi ruang kolaboratif dan inspiratif, yang menumbuhkan budaya literasi di tengah masyarakat, sekaligus mempererat hubungan kreatif antara ibu dan anak melalui kegiatan yang bermakna.

(*)

BAGIKAN:

Berita Terkait

1 dari 344

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *