AKARBERITA.com, Maros – Pasca melakukan aksi mogok pelayanan, puluhan dokter spesialis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Salewangang, Bupati Maros HM Hatta Rahman didampingi, Wakil Bupati HA Harmil Mattotorang serta Ketua Komisi III DPRD Maros Andi Rijal mulai mengambil sikap.
Hatta mengungkapkan, pihaknya mengambil langkah upaya mediasi antara pihak managemen RSUD dengan pihak dokter dan mediasi dilakukan di ruang tertutup.
“Sebenanrnya persoalannya ini merupakan kesalahpahaman, antara pihak managemen RSUD, dengan pihak dokter. Mereka menganggap ada ketidaktransparansi soal pemberian jasa. Nah ini semua kita sudah cek dan kita akan perbaiki ke depannya,” ungkap Hatta.
Menurut Hatta, permasalahan selama ini ada di persoalan penginputan data pasien terkait klaim BPJS. Dimana, pihak dokter tidak memiliki akses data pasien yang telah dilayani, hingga akhirnya mereka tidak mengetahui berapa total klaim yang menjadi hak tenaga medis. Ke depannya, dokter sudah bisa mengakses data itu secara langsung.
“Jadi kita sepakati, operator tim cesmix diganti. Hari ini mulai diserahkan user name dan password-nya ke pihak dokter untuk akses data. Kita harap tim ini bekerja maksimal karena ini menyangkut klaim BPJS,” terangnya.
Hatta menjelaskan, terkait aliran dana klaim 5 persen dari BPJS ke tim Pusat Pengendali Pelayanan Rumah Sakit (P3RS). Selain itu, Hatta mengaku, akan menjadi pembahasan internal di pihaknya. Termasuk persoalan restrukturisasi manajemen RSUD Salewangang yang dituntut oleh pihak dokter.
“Kalau soal klaim 5 persen BPJS ke P3RS itu, akan kita bahas secara internal. Termasuk soal restrukturisasi manajemen rumah sakit ini. Intinya, persoalan pihak dokter ini sudah ada titik temunya. Besok pelayanan (hari ini) akan mulai normal,” jelasnya.
Sementara Koordinator aksi Syahruni Syahrul mengatakan, meski sudah ada kesepakatan yang dibuat bersama, pelayanan di Poliklinik RSUD Salewangan selasa hari ini belum dibuka. Pihak dokter berjanji, akan kembali memberikan pelayanan bagi warga di esok harinya.
“Kami minta maaf kepada seluruh warga karena dua hari ini kita tidak melayani. Insya Allah besok, kami akan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga,” kata Syahruni.
(Naila)