Headline

Sabtu, 05 April 2025
DaerahHukum & Kriminal

Dirjen Keimigrasian Akui Kecolongan TKI Ilegal

AKARBERITA.com, Parepare – Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare berkerjasama dengan Direktorat Jenderal Keimigrasian, menggelar sosialisasi Pencegahan dan Penindakan Pekerja Migran Indonesia (PPPMI) Non Prosedural, dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kegiatan dilaksanakan di ruang Pola Kantor Wali Kota Parepare, Rabu (17/10/2018).

Direktur Kerjasama Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM, Efendy Peranginangin membeberkan, pihaknya kecolongan dengan banyaknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang keluar melalui Pelabuhan Nusantara Parepare.

Dengan kondisi demikian, Efendy meminta kerjasama dan koordinasi berbagai pihak untuk menyampaikan informasi dan data terkait hal tersebut. Terlebih, kata dia, persoalan itu tidak hanya menyangkut imigrasi saja.

“Dalam tahun 2018 ini tercatat sebanyak 4.072 TKI ilegal yang bekerja di luar negeri, khususnya di negara tetangga yaitu Malaysia,” ungkapnya.

Efendy menerangkan, pihaknya menggelar sosialisasi tersebut agar para TKI ilegal dapat menyadari kekurangan, dan ketidaknyamanan selama menjadi TKI dengan status ilegal. Selain merugikan diri sendiri, tambahnya, juga akan menyulitkan diri sendiri jika berhadapan dengan persoalan tertentu.

“Utamanya rawan dengan kejahatan, dan lebih-lebih lagi karena rata-rata yang menjadi korbannya yaitu perempuan,” tutupnya.

Luki

BAGIKAN:

Berita Terkait

1 dari 754

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *