Headline

Sabtu, 05 April 2025
Regional

Dekan Fakultas Teknik UMI Raih Gelar Doktor

AKARBERITA.com, Makassar – Dekan Fakultas Teknik UMI Mukhtar Tahir Syarkawi meraih gelar Doktor ilmu lingkungan PPs Universitas Brawijaya, Malang.

Gelar Doktor diraihnya setelah berhasil mempresentasikan disertasinya dihadapan penguji yang berjumlah tujuh orang dengan judul Persepsi Pengguna Angkutan Umum tentang Transportasi Berkelanjutan di Kota Makassar di Aula PPs UB Malang.

Mukhtar Tahir mengatakan, tuntutan terhadap tingkat pertumbuhan yang tinggi mendorong mobilitas manusia pada daerah perkotaan tinggi pula, karena itu dituntut penyediaan sarana dan prasarana yang baik dengan sistem pelayanan yang baik dengan konsep transportasi yang berkelanjutan, sehingga tidak menimbulkan dampak yang tidak diharapkan seperti dampak lingkungan, dampak sosial dan dampak ekonomi.

“Transportasi yang baik haruslah merupakan suatu sistem yang dapat memberikan pelayanan yang cukup baik kepada masyarakat secara umum maupun pribadi,” katanya.

Penelitian yang dilakukan selama satu tahun ini di Makassar, kata Mukhtar, bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat pengguna angkutan umum terhadap transportasi berkelanjutan di Makassar.

“Angkutan umum yang diteliti difokuskan pada angkutan umum BRT koridor 2.3.4 dan pete-pete trayek A C D dengan variabel penelitian yaitu keandalan, kenyamanan, keamanan, kemurahan, dan ketepatan waktu, masing-masing variabel tersebut terdiri dari 7 indikator,” lanjutnya.

Mukhtar menjelaskan, temuan penelitian meliputi angkutan umum menjadi kebutuhan penting dari masyarakat dalam melaksanakan aktifitas sehari-hari, namun tidak semua angkutan umum dapat terjangkau di semua tempat sehingga membuat sebagian besar pengguna angkutan umum kesulitan dalam mengakses angkutan umum.

“Kesulitan dalam mengakses angkutan umum membuat pengguna angkutan umum harus mengeluarkan biaya tambahan yang lebih besar dari tarif angkutan umum untuk sampai ke tempat tujuan, biaya tersebut berupa biaya dari halte dan dari halte ke tempat kerja,” jelasnya.

Mukhtar menambahkan, berdasarkan variabel penelitian yang dianalisis menunjukkan bahwa angkutan umum di Makassar belum menunjukkan adanya keberlanjutan transportasi yang diharapkan.

“Diperlukan usaha keras dan kebijakan dari pemerintah daerah dalam memperbaiki system dan regulasi sehingga di masa datang daratan dari pengguna angkutan umum dapat terpenuhi,” harap alumni Fakultas Teknik UMI ini.

(Yudha)

BAGIKAN:

Berita Terkait

1 dari 115

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *