AKARBERITA.com, Parepare – Meningkatkan kompetensi bidan di Parepare, Pusat Pelatihan Klinik Primer (P2KP) menggelar pelatihan, sebanyak 15 Bidan di Kota Parepare mengikuti Pelatihan Asuhan Persalinan Normal (APN), di ruang Diklat RSUD Andi Makkasau, Senin (26/11).
Ketua P2KP Nursiah mengatakan, pelatihan yang kali pertama digelar tersebut, bertujuan agar para bidan di Kota Parepare menjadi lebih ahli, dengan harapan mengurangi kasus kematian ibu dan bayi saat menangani proses persalinan.
“Hasil penelitian secara nasional, menunjukkan bahwa angka kematian ibu dan bayi masih tinggi, itulah sebabnya seluruh bidan bukan hanya di Parepare tapi se-Indonesia harus memiliki keahlian tersebut,” jelas Nursiah.
Sementara Tim Pusat Pelatihan Keterampilan Sekunder (P2KS) Provinsi Sulawesi Selatan Nurma Tajuddin memaparkan, seluruh tenaga bidan diharuskan memiliki kompetensi tersebut.
Karena, kata Nurma, kompetensi merupakan suatu hal yang sangat penting. Sertifikat APN juga merupakan salah satu penilaian pada seluruh bidan diluar dari banyaknya persyaratan yang harus dimiliki bidan yang terpercaya.
“Tak hanya 15 bidan ini, kalau bisa seluruh bidan mengikuti pelatihan ini, seluruh Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dengan harapan kompetensi bidan meningkat dan bisa menindak sesuai standart,” harap Nurma.
Diketahui pelatihan APN tersebut dilaksanakan selama 10 hari dengan beberapa jadwal materi dan memulai praktek di rumah sakit yang ada di Kota Parepare.
(Nurfadila Wahid)