Parepare

DPRD Parepare Study Banding di KONI Makassar

AKARBERITA.com, Makassar – Sejumlah anggota DPRD Kota Parepare melakukan studi banding di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Jumat (4/3).

 

Rombongan DPRD Parepare dipimpin Wakil Ketua DPRD Parepare, H Tasming Hamid. Tasming didampingi beberapa anggota DPRD Parepare lainnya seperti Kaharuddin Kadir, Hj Asmawati, Yangsmid Rahman, dan staf DPRD Parepare, Zulkarnain.

 

Di kantor KONI Makassar, rombongan DPRD Parepare diterima langsung Plt Ketua KONI Makassar, Kusaiyyeng dan ketua terpilih KONI Makassar, Ahmad Susanto.

 

Tasming mengatakan kunjungannya ke KONI Makassar dalam rangka studi banding terkait program pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga di usia dini dan dana hibah pengembangan olahraga.

 

Ketua terpilih KONI Kota Makassar, Ahmad Susanto mengapresiasi kunjungan DPRD Parepare. Ia mengatakan pembinaan prestasi olahraga di Makassar memang menjadi tugas pokok KONI bersama pemerintah kota dan seluruh pengurus cabang olahraga.

 

Bahkan saat ini KONI Makassar mendukung program pemerintah kota Makassar dalam mewujudkan program one student one sports atau satu anak satu bakat olahraga.

 

“Artinya setiap siswa harus memiliki satu bakat cabang olahraga tertentu,” kata Ahmad Susanto.

 

Untuk program ini KONI Kota Makassar akan segera melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar. Selain itu juga akan melakukan sosialisasi cabang olahraga di 15 kecamatan.

 

Ahmad Susanto menambahkan untuk mendukung atlet beprestasi pihaknya akan mengusulkan Perda Atlet ke DPRD Makassar.

 

Kelak regulasi ini akan mengatur pola pemberian kesejahteraan kepada atlet secara kontinyu dan berkesinambungan. Tentu dengan beragam kriteria dan jenjang terutama atlet nasional dan atlet internasional.

 

Sedangkan pada pengelolaan dana hibah, kata dia KONI Kota Makassar tidak mematok setiap tahunnya jumlah dana yang harus diterima oleh cabang olahraga. Akan tetapi setiap cabang olahraga yang ingin meminta dana harus memasukkan proposal yang nantinya akan dibahas oleh tim pembahas terkait berapa jumlah yang akan di terima cabang olahraga tersebut.

 

Anggota DPRD Kota Parepare sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan KONI Kota Makassar. Apalagi anggaran dana hibah tersebut tidak semena-mena langsung ditetapkan jumlahnya tetapi melalui pembahasan proposal.

(***)

DPRD Parepare Study Banding di KONI Makassar

Sejumlah anggota DPRD Kota Parepare melakukan studi banding di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar, Jumat (4/3).

Rombongan DPRD Parepare dipimpin Wakil Ketua DPRD Parepare, H Tasming Hamid. Tasming didampingi beberapa anggota DPRD Parepare lainnya seperti Kaharuddin Kadir, Hj Asmawati, Yangsmid Rahman, dan staf DPRD Parepare, Zulkarnain.

Di kantor KONI Makassar, rombongan DPRD Parepare diterima langsung Plt Ketua KONI Makassar, Kusaiyyeng dan ketua terpilih KONI Makassar, Ahmad Susanto.

Tasming mengatakan kunjungannya ke KONI Makassar dalam rangka studi banding terkait program pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga di usia dini dan dana hibah pengembangan olahraga.

Ketua terpilih KONI Kota Makassar, Ahmad Susanto mengapresiasi kunjungan DPRD Parepare. Ia mengatakan pembinaan prestasi olahraga di Makassar memang menjadi tugas pokok KONI bersama pemerintah kota dan seluruh pengurus cabang olahraga.

Bahkan saat ini KONI Makassar mendukung program pemerintah kota Makassar dalam mewujudkan program one student one sports atau satu anak satu bakat olahraga.

“Artinya setiap siswa harus memiliki satu bakat cabang olahraga tertentu,” kata Ahmad Susanto.

Untuk program ini KONI Kota Makassar akan segera melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Dinas Pendidikan Kota Makassar. Selain itu juga akan melakukan sosialisasi cabang olahraga di 15 kecamatan.

Ahmad Susanto menambahkan untuk mendukung atlet beprestasi pihaknya akan mengusulkan Perda Atlet ke DPRD Makassar.

Kelak regulasi ini akan mengatur pola pemberian kesejahteraan kepada atlet secara kontinyu dan berkesinambungan. Tentu dengan beragam kriteria dan jenjang terutama atlet nasional dan atlet internasional.

Sedangkan pada pengelolaan dana hibah, kata dia KONI Kota Makassar tidak mematok setiap tahunnya jumlah dana yang harus diterima oleh cabang olahraga. Akan tetapi setiap cabang olahraga yang ingin meminta dana harus memasukkan proposal yang nantinya akan dibahas oleh tim pembahas terkait berapa jumlah yang akan di terima cabang olahraga tersebut.

Anggota DPRD Kota Parepare sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan KONI Kota Makassar. Apalagi anggaran dana hibah tersebut tidak semena-mena langsung ditetapkan jumlahnya tetapi melalui pembahasan proposal.
(Ayu)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

To Top