AKARBERITA.com, Gowa – Komitmen Pemkab Gowa untuk menjadikan tahun 2020 sebagai tahun keagamaan dimulai dengan pencanangan program satu desa satu hafidz.
Pencanangan program ini diresmikan lewat penandatanganan kerjasama antara Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dengan Direktur Quantum Akhyar Institute Ustadz Adi Hidayat.
Adnan mengatakan, program 1 Hafidz/1 Desa ini untuk membentuk para penghafal quran yang dimasa depan diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.
“Seluruh program keagamaan ini tiada lain untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT,” katanya.
Program 1 Hafidz/1 Desa ini akan mulai digalakkan pada 2020 mendatang dengan total peserta sekitar 843 orang dengan mewakili seluruh desa/kelurahan yang ada di Kecamatan se-Gowa.
“Kita target pada 2020 mendatang Pemkab Gowa sudah dapat menghadirkan pada penghafal quran disetiap desa dan kelurahan di seluruh wilayah di Gowa. Olehnya, dikesempatan ini sebagai proses awal untuk kita menuju perencanaan yang diharapkan,” ujarnya.
Program pembentukan penghafal quran ini akan di kerjasamakan selama 5 tahun. Tentu dengan harapan seluruh peserta yang diajar dapat terbentuk sebagai generasi penghafal quran yang dapat mengimplementasikan segala ilmu-ilmunya untuk masyarakat dan pemerintah.
(Henra)