AKARBERITA.com, Parepare – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Parepare dalam waktu dekat bakal meluncurkan program Pretty (Parepare Smart City) dalam bentuk web portal yang berisi aplikasi layanan dan informasi pemerintahan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Parepare Iskandar Nusu mengatakan, program baru tersebut dimaksudkan mendorong percepatan terwujudnya Parepare Smart City. “Tentu berbicara Smart city ada banyak aspek, mulai aspek teknologi, ekonomi maupun sosial kemasyarakatan. Untuk Pretty kami konsen di aspek teknologi,” paparnya, saat usai rapat pembentukan tim kerja Program Pretty.
Pretty adalah kumpulan website dan aplikasi dalam satu dasbor portal, sehingga lebih memudahkan bagi masyarakat dalam mengakses layanan dan informasi pemerintahan. Untuk langkah awal program ini berupa dasbor yang dapat diakses melalui IP adress.
Namun kedepan kata Iskandar, akan diupayakan dapat diakses melalui PlayStore. Program ini menjadi salah satu inovasi dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Nasional II angkatan VIII Puslatbang KMP Makassar LAN RI tahun 2020.
“Jadi, masyarakat yang membutuhkan layanan pemerintahan berbasis virtual tidak perlu lagi bingung mencari -cari alamatnya di google, cukup menginstal aplikasi pretty di play store, maka seluruh fasilitas layanan aplikasi telah tersedia disana,” terangnya, Rabu (15/7).
Iskandar yang saat ini juga menjabat sebagai Plt. Kadis Perhubungan Parepare, menyebutkan, saat ini Dinas Kominfo Parepare mengelola 60 subdomain yang di tautkan di website induk Pareparekota.go.id. Dari jumlah tersebut, 35 merupakan subdomain website, 25 subdomain aplikasi.
“Yang inilah kita mau satukan semua dalam satu dasbor, sehingga lebih memudahkan dan lebih informatif. Masyarakat, tidak perlu lagi susah mendapatkan layanan dan mencari informasi terkait Parepare,” terang Iskandar.
Program ini lanjut dia, merupakan penjabaran dari RPJMD Parepare 2018-2023. Pada RPJMD dimaksud di poin kelima ada visi pemerintahan yang wajib diwujudkan, yaitu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih dengan pendekatan informasi dan teknologi menuju kota cerdas.
Direncanakan, setelah pembentukan tim kerja, dalam waktu dekat akan dilakukan pertemuan dengan stakeholder yang meliputi SKPD lingkup Pemkot Parepare, instansi vertikal, coorporatedan organisasi kemasyarakatan.
“Dalam pertemuan nanti diharapkan didapatkan dukungan dari stakeholder yang ada, sehingga implementasi program ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat kepada masyarakat Parepare, ” tandas Iskandar.
(Syari)