AKARBERITA.COM, Parepare – Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Parepare, Sabtu (28/02) melaksanakan Musyawarah Cabang XI PMI, di Hotel Pare Wisata, Parepare.
Ketua Panitia Musyawarah Cabang XI PMI Parepare, Andi Mulyadi mengatakan, selain evaluasi program kerja, dan menyusun arah kebijakan organisasi, kegiatan juga untuk memilih kepengurusan PMI periode tahun 2026-2031.
Terkait kandidat calon ketua yang baru, Mulyadi mengatakan, baru ada satu calon ketua, yang saat ini menyatakan siap maju dalam pemilihan.
“Baru ada satu calon. Beliau Bapak Surianto yang juga Ketua PMI Parepare priode 2021-2026,” jelasnya.
Terkait figur baru yang akan ikut mencalonkan diri dalam pemilihan Ketua PMI Parepare, tambah Mulyadi, setidaknya harus mengantongi 20% dari keseluruhan suara yang ada. “Aturan ini untuk calon baru, berdasarkan aturan yang ada,” katanya.
Terpisah, Ketua PMI Parepare, Surianto mengaku, siap melanjutkan amanah untuk memimpin PMI Parepare, jika kembali diberi kepercayaan. “Untuk kemanusiaan,” katanya.
Namun, kata Surianto, pihaknya juga membuka diri jika nantinya ada calon-calon lain yang ingin maju sebagai kandidat dalam pemilihan kepengurusan yang baru.
“Kita hanya menitip nantinya pada yang terpilih, agar ke depan tetap fokus pada kemanusiaan. Utamanya ketersediaan darah, mengingat Parepare menjadi tujuan rujukan bagi pasien-pasien kritis yang datang dari luar daerah,” katanya.
Sekadar diketahui, di bawah kepemimpinan Surianto selama 5 tahun, PMI Parepare telah mencatat capaian kedua terbaik di Sulsel, karena keaktifannya di setiap kegiatan kepalangmerahan.
Di tempat yang sama, salah satu figur yang akan maju meramaikan bursa calon Ketua PMI Parepare, Abdul Salam Latief mengatakan, perbaikan managemen dan sinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu alasan dirinya turut mencalonkan diri dalam musyawarah PMI Parepare, priode ini.
“PMI Parepare butuh regenerasi. Banyak perbaikan yang masih perlu dilakukan. Jika dipercaya, kami tentunya akan melakukan banyak hal untuk kemajuan PMI Parepare, utamanya terkait pengelolaan managemen dan sinergi serta komunikasi dengan pemerintah, sehingga persoalan ketersediaan darah bisa lebih teratasi,” tandasnya.
Dan saat ini, Musyawarah Cabang XI PMI, di Hotel Pare Wisata, masih berlangsung.
(Darwiaty Dalle)










