Regional

Di Bappelitbangda Sulsel, Wali Kota Parepare Paparkan Rencana Pembangunan Jembatan Kembar

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe saat memaparkan rencana pembangunan jembatan kembar di kantor Bappelitbangda Sulsel. -Gits/AkarBerita-

AKARBERITA.com, Makassar – Rencana pembangunan akses jalan dan jembatan kembar yang tahun ini mulai dilaksanakan, dipaparkan Wali Kota Parepare, Taufan Pawe, di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel.

Pemaparan dilakukan dalam rangka sinergitas Pemkot Parepare dan Pemprov Sulsel, dalam membangun akses jalan dengan panjang 3.525 meter dan jembatan sepanjang 125 meter sebagai jalan alternatif selain Jembatan Sumpang Minangae.

Dikemukakan Taufan, salah satu akses utama jalur trans Sulawesi di Parepare, yakni Jalan Bau Massepe, tepatnya di Jembatan Sumpang Minangae, dianggap sudah sangat tidak memadai. Hal itu menimbulkan kemacetan dan berdampak pada ketidaknyamanan pengguna infrastruktur jalan dan jembatan pada umumnya.

“Jembatan Sumpang Minangae sudah berumur 43 tahun. Sudah sangat sempit dengan lebar yang hanya 7 meter, sehingga kerap terjadi macet. Tentu sangat mengganggu, terutama mengganggu perekonomian Sulsel pada umumnya,” papar Taufan.

Jika pembangunan akses jalan dan jembatan kembar ini merupakan program yang sejalan dengan keinginan Gubernur Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman yang ingin memajukan Sulsel. Bagaimana tidak, jika jembatan ini terealisasi, pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulsel secara menyeluruh akan meningkat.

“Berbagai kesempatan saya menyampaikan ke Pak Gubernur dan wakil gubernur. Saya berkeinginan sekali, Parepare menjadi bagian wajah terdepan Sulsel. Bukan hanya Makassar,” ungkap Taufan.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Parepare, Syamsuddin Taha menambahkan, pembangunan akses jalan dan jembatan tersebut salah satu proyek strategis wali kota sejak tahun 2015 lalu.

Jembatan yang direncanakan dibangun tahun 2021 ini juga diproyeksi mampu menunjang keberadaan dan operasional stasiun besar kereta api di Lumpue.

“Akses jalan dan jembatan ini juga menunjang keberadaan salah satu terminal rel kereta api yang juga direncanakan. Jadi pembangunan ini sangat strategis bagi Sulsel,” tandas Samsuddin.

Pemaparan ini turut dihadiri Kepala Bappelitbangda Sulsel Andi Darmawan Bintang, Kepala BKAD Sulsel, pejabat teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Sulsel, dan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) serta sejumlah pejabat Pemkot Parepare.

(Gits)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top