Daerah

Polisi-Guru di Maros Berkolaborasi Ciptakan Lagu Melawan Corona

Bripka Muliadi Wahid bersama Ruth Limbong.-Achmad/AkarBerita-

AKARBERITA.com, Maros – Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Maros menginisiasi beberapa Kampung Tangguh Balla Ewako untuk membantu Pemerintah di Maros dalam melawan Covid-19 atau virus corona.

Salah satunya Kampung Tanggu, Desa Sudirman yang terletak di Kecamatan Tanralili, yang berhasil menyabet juara sebagai Kampung Tanggu percontohan di wilayah Maros dan Provinsi.

Kampung tangguh atau Balla Ewako ini pun diapresiasi oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Gubernur Nurdin Abdullah bersama Kapolda Sulsel dan Pangdam XIV Hasanuddin menyempatkan hadir meninjau langsung lokasi Balla Ewako Desa Sudirman.

Kedatangan Gubernur sulsel dan rombongan disambut hangat oleh Mars Balla Ewako yang dibawakan langsung oleh paduan suara dari Polwan-polwan berparas cantik dari Polres Maros.

Dibalik penampilan memukau para polwan membawakan Balla ewako, rupanya lagu yang bercerita sebagai bentuk perlawan terhadap covid ini liriknya diciptakan langsung oleh seorang anggota polisi dari unit SDM Polres Maros yaitu Bripka Muliadi wahid.

Bripka Muliadi Wahid menciptakan lirik lagu Kampung tangguh Balla Ewako bersama seorang guru yang tak diragukan lagi pada bidang kesenian, khususnya pada bidang tarik suara, yaitu Ruth Limbong.

” Lagu ini kami ciptakan berdua, saya yang buat liriknya sementara musik dan penyempurnaan lagunya itu ibu Ruth limbong, lagu ini diciptakan sebagai bentuk Perlawanan terhadap pandemi covid 19, memiliki lirik sebagai sebuah kampung tangguh yang kuat dalam melawan pandemi serta kuat dari berbagai aspek, Kesehatan, Ketahanan pangan, industri, pendidiKan dan sumber daya manusia,” jelas Bripka Muliadi yang juga pernah meraih Anugerah pendidikan Indonesia 2019.

Lanjut disampaikannya dalam menggelorakan Kampung Tangguh Nusantara atau Balla Ewako ini ia pun bersama Ruth Limbong membuat lirik lagu yang semangat dalam bentuk Mars yang dikerjakan dalam waktu singkat yaitu selama dua hari saja.

” Sengaja kami membuat lirik dan musik lagu ini dalam bentuk MARS yang penuh semangat, tujuannya agar kelak dengan lagu ini diperdengarkan ke khalayak, dapat motivassi seluruh masyarakat untuk menjaga kampungnya masing-masing”. Tutup Muliadi

Sementara itu Gubernur Sulawesi selatan, Prof Nurdin Abdullah saat berkunjung ke Balla Ewako Desa Sudirman sangat mengapresiasi inisiasi dari jajaran Polres Maros dan Pemerintah setempat, diharapkan kampung ini sebagai desa percontohan untuk desa lainnya.

(Achmad)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!