Daerah

Pertamina Netralisir Tumpahan Solar di Laut Cempae

sterilisasi rembesan minyak
Upaya penyemprotan yang dilakukan petugas Pertamina Parepare sebagai upaya menetralisir tumbahan solar di perairan Cempae Parepare. -Dwi/AkarBerita-

AKARBERITA.com, Parepare – Pasca tumpahan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang diduga akibat kebocoran Kapal Tanker Golden Pearl XIV bersandar di Jetty Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) milik PT (Persero) Pertamina Kota Parepare, Kamis (10/1) kemarin, hingga siang ini pihak terkait masih melakukan sterilisasi rembesan minyak di sekitar laut Cempae, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang.

Communication and Relations PT Pertamina MOR VII Sulawesi Haris Yanuanza mengatakan, sejak Kamis kemarin, pihak Pertamina telah melakukan upaya pencegahan dengan penyemprotkan oil dipersant yang ramah lingkungan, untuk mengurai solar di perairan sekitar TBBM Parepare yang terkena dampak rembesan solar. “Hari ini tetap dilakukan dengan menambah jumlah bahan pembersih tumbahan minyak agar lebih cepat teruai,” katanya.

Haris mengemukakan, hitungan sementara, jumlah solar yang tumpah di perairan Parepare sekitar 800 liter, karena jumlah BBM yang diangkut tanker milik mitra Pertamina tersebut, sama dengan angka yang mesti diterima Pertamina Parepare, sekitar 3.500 kilo liter premium dan 3.100 kilo liter solar. “Jadi memang perkiraannya karena kebocoran tanker,” jelasnya.

Belum ada estimasi, tambah Haris, berapa jumlah bahan pembersih minyak yang masih akan disemprotkan untuk mengurai sisa tumpahan solar di wilayah tersebut. “Yang jelas target kami, areal laut yang terkena rembesan minyak, benar-benar steril dan kembali normal,” tandasnya.

(Dwi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!