Regional

Nelayan Makassar Dapat Bantuan Sarana Penangkapan Ikan

Dirjen Perikanan Tangkap Zulficar Mochtar saat menyerahkan bantuan secara simbolis ke para nelayan. -Yudha/AkarBerita-

AKARBERITA.com, Makassar – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) bersama Para angota Komisi IV DPR RI, berkunjung ke Pantai Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk memberikan bantuan secara simbolis kepada para nelayan di Makassar, Sulsel.

Dalam sambutannya Dirjen Perikanan Tangkap M Zulficar Mochtar mengatakan, bahwa Sumber daya ikan yang hidup di wilayah perairan Sulsel memiliki tingkat keragaman hayati yang tinggi. Di wilayah perairan laut provinsi terdapat beberapa jenis ikan bernilai ekonomi tinggi, yaitu 39% sumber daya ikan pelagis kecil, 24% sumber daya pelagis besar dan 22% sumber daya ikan demersal. Selebihnya adalah sumber daya ikan karang dan jenis udang-udangan.

“Khusus untuk Makassar, pada tahun 2016 mampu memberikan kontribusi sebesar 4% dari total produksi perikanan laut di Sulawesi Selatan, yaitu sekitar 12.989 ton senilai kurang lebih Rp262 milyar. Perikanan laut yang didukung 17.730 nelayan dan 4.606 armada kapal penangkap ikan,” terang Zulficar.

Dalam kegiatan tersebut, Zulficar memberikan bantuan secara simbolis berupa sarana penangkapan ikan kebeberapa kabupaten yang ada di Sulsel, diantanya Kabupaten Janeponto, Kabupaten Wajo, Kabupaten Selayar, dan Kabupaten Takalar. Selain itu, juga ada Pemberian simbolis bantuan permodalan dari Bank BRI, Mandiri, dan BNI serta tabungan emas pegadaian kepada 10 orang dan bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) kepada 5 nelayan

“Untuk jumlah realiasi asuransi nelayan tahun 2018 di Provinsi Sulawesi terdapat 11.007 asuransi, dan untuk Makasar sendiri ada sebanyak 97 nelayan yang sudah menggunakan Asuransi Mandiri,” kata Zulficar.

Zulficar mengungkapkan,  terkait dengan realisasi BPAN dalam 3 (tiga) tahun terakhir, Makassar telah berhasil mengcover sebanyak 4.726 orang nelayan. Sedangkan untuk Asuransi Nelayan Mandiri, tercatat di Sulsel per November 2018 sebanyak 646 orang nelayan, dan khusus untuk Kota Makassar sebanyak 97 orang.

Zulficar berharap, dengan adanya pemberian dari pemerintah tersebut, bukan hanya akan meningkatkan kesejahteraan nelayan, tetapi dapat memberikan multiplier effect kepada masyarakat sekitarnya yang mendapat manfaat berganda dengan keberadaan bantuan yang dapat meningkatkan kesejateraan, ekonomi dan taraf hidup nelayan.

(Yudha)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!