Daerah

Usai Membajak Sawah, Petani Maros Tewas Tersambar Petir

Korban saat dievakuasi pasca tersambar petir. -ist/AkarBerita-

AKARBERITA.com, Maros – Muhammad Subhan alias Daeng Itung (40), salah seorang warga Dusun Bontoramba, Desa Bonto Matene Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, yang berprofesi sebagai petani, tewas akibat tersambar petir di sawahnya, Rabu (05/12), sekitar pukul 15.20 WITA.

Kejadian tersebut, terjadi saat korban bersama anak dan istrinya, beristirahat di gubuk sawahnya ketika hujan lebat mengguyur, disertai petir.

Menurut keterangan saksi mata, Ambo Upe (47) mengatakan, saat kejadian pihaknya bersama korban berteduh di gubuk yang sama. Sebelumnya, kata dia, mereka mencabut benih padi, dan sempat membajak sawah menggunakan traktor. Hanya saja, katanya, karena hujan yang deras, mereka menghentikan aktivitas dan beristirahat.

“Ketika hujan mulai deras mulai turun, mereka berteduh ke pematang yang terdapat gubuk sawah. Saat itu saya bersama korban, dan istri serta anak korban berteduh di gubuk sawah tersebut. Tak lama kemudian, petir menyambar gubuk persawahan yang mereka tempati sehingga mereka berempat terlempar secara bersama-sama. Peristiwa tersebut terjadi begitu saja,” jelasnya.

Ambo Upe mengungkapkan, pihaknya dan keluarga korban segera bangkit untuk memperhatikan yang lain, namun ternyata korban masih tergeletak dan tidak sadarkan diri. Istri korban, bebernya, panik dan berlarian mencari pertolongan warga, dengan berteriak di tengah persawahan hingga ke perkampungan, sampai akhirnya ikut tidak sadarkan diri.

Ambo Upe memaparkan, warga sekitar perkampungan yang mendengar teriakan itu, segera berlarian ke tengah persawahan untuk memberikan pertolongan. Sayangnya, lanjut dia, pada saat warga tiba di lokasi kejadian, korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi. Kemudian, tambahnya, warga menebang bambu dan menggunakan sarung, untuk memboyong jasad korban ke rumah duka yang berjarak sekitar empat kilometer.

“Atas kejadian tersebut, saat ini kondisi istri korban masih lemas, dan tengah ditenangkan pihak keluarga,” tandasnya.

Sementara, pihak Kepolisian baru tiba dilokasi kejadian sekitar pukul 16.00 WITA, setelah mendapat laporan kejadian dari masyarakat.

(Naila)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!