Daerah

Pemkot Parepare Tanggung Biaya Rawat Inap Korban Pengungsi Bencana Sulteng

Plt Direktur RSUD Andi Makkasau Renny Anggraeny Sari bersama sejumlah dokter dalam kegiatan HKN yang digelar di halaman Balai Kota Parepare. -ist/AkarBerita-

AKARBERITA.com, Parepare – Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe mengatakan, sudah mencapai 2.620 pengungsi korban gempa dan tsunami Palu Sulawesi Tengah (Sulteng) yang berada di Parepare.

Hal tersebut disampaikan, saat Konfrensi Pers yang digelar bersama para awak media cetak maupun elektronik, di Cafe Teras Empang Kota Parepare, Senin (12/11).

Dari 2.620 yang mengungsi di Parepare, terdapat 87 korban yang telah diberikan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau Parepare.

“Ada 87 pasien pengungsi yang telah kami tangani di RSUD Andi Makkasau, 32 rawat jalan dan 55 rawat inap dengan berbagai penyakit. Tadi pagi di coffee morning saya tanya langsung ke direktur rumah sakit,” jelas Taufan.

Semetara Pelaksana tugas (plt) Direktur RSUD Andi Makkasau Renny Anggraeny Sari menuturkan, penyakit korban yang mendapat perawatan diantaranya cuci darah, jantung, stroke, patah tulang, diare dan penyakit ringan lainnya. “Masih ada satu orang yang dirawat, itu rujukan dari RS Lasinrang Pinrang,” terang Renny.

Diketahui, semua rawat inap maupun rawat jalan korban gempa dan tsunami Palu Sulteng, semuanya ditanggung oleh Pemkot Parepare senilai Rp135 juta karena tidak tidak ditanggung oleh BJPS Kesehatan.

(Dwi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!