Halo Kecamatan

Imunisasi Campak dan Rubela di Kampanyekan di Bacukiki

bacukiki
Kampanye imunisasi campak dan rubela yang digelar di Baruga Peduli, dilaksanakan Kecamatan Bacukiki bekerjsama dengan UPTD Puskesmas Lompoe. -Gits/AkarBerita-

AKARBERITA.com, Parepare – Mensukseskan gerakan masyarakat sadar akan pentingnya pemberian imunisasi lengkap bagi anak usia dini, Pemerintah Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Lompoe, Selasa (10/4) menggelar kegiatan advokasi terkait kampanye imunisasi campak dan rubela tingkat kecamatan, di Baruga Peduli.

Kegiatan dibuka Camat Bacukiki HM Iskandar Nusu didampingi Kepala UPTD Puskesmas Lompoe Ilham Willem yang pada kegiatan tersebut sekaligus sebagai nara sumber. Kegiatan diikuti 60 peserta yang ikut dalam kegiatan ini yang terdiri dari para lurah, para Ketua LPMK, Faskel serta para Kepala Sekolah, Babinsa dan Babinkantibmas se-Kecamatan Bacukiki.

Iskandar mengatakan, mengapresiasi terlaksananya kegiatan yang diinisiasi Kepala Puskesmas Lompoe. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah yang bisa memberi dan meningkatkan derajat kesehatan yang akan berdampak positif khususnya bagi ibu dan anak. “Ini penting dan sebagai wujud kepedulian pemerintah pada masyarakat agar terbebas dari penyakit campak dan pengendalian rubela, yang diketahui hingga kini belum ditemukan obat penawarnya,” papar mantan Kabag Humas dan Protokoler Setdako Parepare tersebut.

Sebagai antisipasi fenomena masih kurangnya kesadaran dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya sosialisasi ini kata Iskandar, salah satu kegiatan yang harus dilakukan dengan gencarnya melaksanakan sosialisasi melalui kampanye kepada masyarakat seperti yang telah dilakukan saat ini. “Tentunya kami sangat mendukung program dan kegiatan yang dilaksanakan ini, apalagi untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Dan kami sangat berharap masyarakat dapat ikut berpartisipasi membantu pemerintah agar program ini dapat berhasil,” urai Iskandar.

Sementara Kepala UPTD Puskesmas Lompoe Ilham Willem mengatakan, kegiatan adalah salah satu program dalam upaya menjaga generasi yang maju, unggul dan sehat sejahtera. “Ini program mengikuti komitmen bersama 194 negara WHO sesuai Renstra yang ada untuk melindungi masa depan anak-anak kita. Karena menjaga anak agar tetap sehat selain merupakan tugas para orang tua juga pemerintah pun turut ambil bagian dalam mengemban tugas tersebut,” paparnya.

Untuk diketahui, measles yang lebih dikenal dengan campak dan rubela adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Campak bisa menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, bahkan kematian.

Sementara rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak. Akan tetapi bila menular kepada ibu hamil pada awal kehamilan, bisa menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan.

(Gits)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!