Regional

Tancap Gas Usai Dilantik, PW GP Ansor Sulsel Teken MoU Peningkatan Produksi BLK.

penandatanganan MoU
suasana saat penandatangan MoU di Ponpes Tahfidz Quran Al-Imam Ashim Makassar. -Yudha/AkarBerita-

AKARBERITA.com, Makassar – Pasca pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah dan Pelantikan GP Ansor Sulawesi Selatan (Sulsel), Pengurus Wilayah Lansung Tancap Gas gencar melakukan kerjasama dengan berbagai instansi baik swasta maupun negeri dalam berbagai bidang.

Setelah beberapa hari sebelumnya melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Islam Makassar (UIM) dalam bidang keagamaan.

Kini GP Ansor Sulsel kembali melakukan penandatanganan MoU dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Peningkatan Produksi Indonesia Timur, Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia. Penandatanganan itu berlangsung saat Pelaksanaan pembukaan Pelatihan Peningkatan Produksi yg dilaksanakan di Ponpes Tahfidz Quran Al-Imam Ashim Makassar.

Dalam penandatangan tersebut dihadiri oleh Kepala BLK Peningkatan Produksi Indonesia Timur Kemenakertrans (PPITK) Risman dan PW. Ansor Sulsel diwakili oleh Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Sahabat Sumarno dan disaksiksakan Oleh PP GP Ansor Bidang Pengembangan Pertanian serta Sahabat Mabrur L Mabrur, Korwil Ansor Untuk Indonesia Timur.

Sumarno yang mewakili ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor SulSel menyampaikan, bahwa hal ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan produktifitas anak muda serta bagian dari proses pendistribusian kader.

“Ini sebagai bentuk komitmen Gerakan Pemuda Ansor dalam meningkatkan produktifitas anak muda di Indonesia khususnya Indonesia bagian timur serta proses kami dalam mendistribusikan kader-kader” Ungkap Sumarno.

Ketua Pimpinan wilayah Ansor SulSel Rusdi Idrus Menegaskan, bahwa MOU ini menjadi bagian dari tiga Program Utama yg dibahas dalam Rakerwil baru-baru ini, kita harapkan hal ini mampu mendorong semangat kader-kader Ansor agar lebih produktif baik itu dalam menumbuhkan ekonomi lembaga maupun kesejahteraan kader secara komunal.

Sementara Kepala BLK PPITK Risman menyatakan, bahwa kedepan sektor pemuda memang menjadi titik sentral utama dalam mendorong Produktifitas kerja sebagai komitmen Negara dalam mensejahterakan masyarakat dan menekan angka pengangguran.

“Saya sangat senang dengan Kerja sama ini, GP Ansor sebagai organisasi pemuda yang memang tersebar diakar rumput masyarakat pedesaan diharapkan menjadi garda terdepan dalam pengembangan Produksi, sehingga bisa menjadi Lokomotif ditengah-tengah masyarakat dalam mengembangkan Usaha mikro Pedesaan di wilayah Sulawesi Selatan.

(Yudha)

BAGIKAN:
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
error: Content is protected !!